Beranda/Berita/Terbuka Terhadap Kritik PMII, PT SMU Ungkap Upaya Benahi "Warisan Kelam" Management Lama
Terbuka Terhadap Kritik PMII, PT SMU Ungkap Upaya Benahi "Warisan Kelam" Management Lama
Demonstrasi

Terbuka Terhadap Kritik PMII, PT SMU Ungkap Upaya Benahi "Warisan Kelam" Management Lama

A

Agus Triana

Sabtu, 18 April 2026

MAJALENGKA – Menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) baru-baru ini, pihak Komisaris PT Sindangkasih Multi Usaha (PTSMU) menyatakan sikap terbuka dan mengapresiasi setiap kritik serta saran yang diberikan sebagai pemacu perbaikan kinerja BUMD tersebut.

May be an image of one or more people and text

Mengakui Masa Lalu yang Kelam

Pihak management tidak menampik tudingan miring mengenai rekam jejak perusahaan di masa lalu. Berdasarkan pernyataan resmi, PTSMU diakui memiliki "masa lalu kelam" di mana dua Direktur Utama pada periode pemerintahan sebelumnya terbukti terlibat kasus korupsi. Kondisi ini menyebabkan citra BUMD tersebut sempat terpuruk di mata publik.

"Tidak salah kalau para pendemo mengatakan PTSMU itu sarang koruptor dengan kinerja buruk (di masa lalu). Semua kritik pedas ini kami jadikan demi kebaikan perusahaan ke depan," tulis pernyataan tersebut.

Fokus pada Pembenahan dan Pelunasan Hutang Milyaran

Sebagai bentuk transparansi kepada publik, pihak PTSMU memaparkan kondisi terkini perusahaan yang sedang dalam masa transisi selama 5 bulan terakhir. Beberapa poin krusial yang sedang dihadapi management baru saat ini antara lain:

  1. Beban Hutang Warisan: PTSMU saat ini menanggung hutang warisan mencapai miliaran rupiah dari struktur management lama.

  • Kemandirian Modal: Hingga saat ini, PTSMU dilaporkan belum mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah dan berupaya mengelola sumber daya secara mandiri.

  • Cicilan Hutang Rutin: Management saat ini mulai rutin mencicil hutang lama dengan nominal puluhan juta rupiah setiap bulannya.

  • Transformasi Bisnis: Sedang dilakukan pembenahan menyeluruh mulai dari manajemen, perencanaan bisnis, hingga pembukaan lini bisnis baru.

  • May be an image of signboard

    Rencana Evaluasi dan RUPS

    Menanggapi aspirasi mahasiswa, pihak komisaris bersama Bupati Majalengka selaku pemilik BUMD, akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi ini diklaim sudah direncanakan bahkan sebelum adanya aksi demonstrasi.

    "PTSMU akan segera melakukan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setelah masa kerja genap 6 bulan," lanjut keterangan tersebut.

    Pihak Komisaris juga meminta jajaran direksi untuk tidak patah semangat dan terus bekerja keras demi membuktikan kepada publik bahwa PT SMU kini sedang bertransformasi menuju arah yang "Langkung Sae" (Lebih Baik).


    Sumber: Pernyataan Resmi Media Sosial Bahtera Kurniawan (Komisaris PT SMU)